- Back to Home »
- download , historical romance , johanna , lindsey , novel »
- A Pirates Love by Johanna Lindsey
Posted by : Perpustakaan Mint
Kamis, 06 November 2014
A pirates love
Judul:
A pirates love
Bahasa:
English
Author:
Johanna Lindsey
Genre:
Fiction – Historical Romance
Penerbit:
Mbah google
Halaman:
199 hal
Harga:
Gretong boleh download
Download: mediafire
Sinopsis
Kalau
ada cewek sempurna, mungkin Bettina Verlaine salah satunya. Cantik, kaya, bangsawan
pula. Sayangnya, doi punya sifat pemberontak yang membuat sang ayah mengirimnya
bersama pengasuhnya untuk menikah sama Comte de Lambert, seorang bangsawan yang
tinggal di pulau St Martin, di kawasan Laut Karibia.
Perjalanan
berjalan mulus. Well, sampai mereka ketemu kapal bajak laut “Spirited Lady”
yang kebetulan melintas dan menjadikan Bettina sebagai tawanan. Selama masa
tawanannya, Bettina dipaksa teman seranjang sang kapten. Hal ini yang
membuatnya sangat membenci Tristan. Yang membuatnya lebih kesal, semua upaya
Bettina untuk melarikan diri selalu membawanya kembali pada Tristan. Setelah
berhasil melarikan diri, dan menemui tunangannya, Bettina mengetahui bahwa sang
Camte sudah tidak berniat untuk menikahinya.
Di
saat jauh dengan Tristan, Bettina malah semakin merindukan kehadiran dan
belaian Trsitan. Sebuah kenyataan yang tidak dapat diterimanya. Sedangkan Tristan
pun walau mengetahui bahwa ia sangat menginginkan Bettina, tetap pada
prinsipnya untuk tidak pernah menikah, termasuk dengan Bettina. Masalah
bertambah rumit ketika musuh lama Tristan muncul dan membahayakan nyawa Bettina.
Review
Antara
rate 1-5, Mint prefer kasih 2 aja buat novel ini. Jujur aja, waktu pertama kali
Mint baca sinopsis dan review dari blog tetangga, Mint tertarik banget sama ini
novel. Jalan ceritanya bagus. Seorang Mademoiselle, dengan segala keanggunan
dan kebanggannya yang dipaksa buat jadi budak seks simpanan kapten bajak laut. Cuma
sang kapten ga kayak Jack Sparrow yang dekil gitu. Kapten yang ini tampan,
kekar, dan menarik.
Menurut
Mint nih, sifat pembakang Bettina jadi daya tarik novel ini. Ketika wanita diminta
pasrah sama takdir, Bettina malah ngelawan. Nah yang bikin Mint kecewa itu, penggambaran
karakter pejuang Bettina yang Mint rasa masih setengah hati. Bukannya terkesan
sebagai wanita yang mandiri, malah kesannya jadi kayak nona manja yang naif.
Huft, Mint jadi sebel deh kalo udah muncul karakter anak mami gini.
Soalnya
dia malah keliatan kayak remaja ababil yang sok, tapi ga tau apa-apa. Mulai
dari kebiasan ngambek, keras kepala, gampang nangis. Haduuuuuh... Belum lagi upaya
pelarian dirinya. Bukannya terkesan cerdas, malah keliatan bodoh. Endingnya dia
ga bisa apa-apa tanpa Tristan. Dan usaha melawannya yang setengah hati. Well,
ini masuk ke bumbu cerita sih. Bisa ketebak sih kalau setengah hati gini, pasti
nanti jadi mau – tapi sok nolak – tapi menikmati juga. Ketemu keadaan ga enak
dikit, udah panik, terus nyerah. What the hell? Kemana perjuanganmu, nak?
*gemes sendiri*
Tunangannya juga ga diexplore. Padahal ini bisa
jadi bumbu menarik di cerita ini. Mint agak kecewa pas Tristan nyulik Bettina
dari si Comte ini mulus-mulus aja. Ga ada kendala yang berarti. Padahal Mint
mengharapkan ada adegan pertarungan di situ. Secara ini novel ngambil tema
bajak laut. Ah iya, adegan pertarungan di novel ini juga sedikit banget. Kalau
ada juga deskripsinya ga detail, dan terkesan terburu-buru. Malah lebih
nonjolin konflik emosional Bettina yang terpaksa tapi pada akhirnya mau jadi simpanan.
Terlepas
dari kekurangan yang Mint nilai, novel ini enaklah dibaca sebagai bacaan
ringan. Bahasa inggrisnya juga ga terlalu sulit untuk dipahami. Cuma ada
beberapa kata dalam bahasa Perancis yang ga diterjemahin aja. Tapi ga banyak
kok. Buat adek-adek yang masih underage, jangan download dulu ya. Tunggu cukup
umur dulu. Kenapa? Terlalu banyak adegan *uhuk*. Mint ga tanggung jawab lho
kalau nanti kalian jadi *shutup*. Tapi Mint rekomendasiin ini buat para
masochist. Walau ga sampe ada adegan-adegan penyiksaan berdarah-darah, tapi
cara Tristan buat menjinakan Bettina cukup buat bikin kita berdelusi ria kok..
*wink*.
